fisik@net (ISSN 2086-5325) http://www.fisikanet.lipi.go.id

Nambu Raih Hadiah Nobel Fisika
A-151/A-147

Ahli Fisika Makoto Kobayashi dan Toshihide Maskawa asal Jepang serta Yoichiro Nambu asal Amerika Serikat (AS) memenangkan hadiah nobel fisika 2008, Selasa (7/10), karena teori kinerja partikel dasar yang mereka kembangkan.

Ketiga ahli fisika itu diberi penghargaan atas penelitiannya yang mampu menjelaskan anomali dalam konsep alami dan asal usul semesta alam yang diciptakan dari letusan besar 14 miliar tahun yang lalu.

Menurut panitia, Nambu (87), memenangkan setengah hadiah sebagai penghargaan penelitian yang dilakukannya sejak 1960 untuk menemukan mekanisme dari terpecahnya sub-atom secara simetri dan spontan dalam ilmu fisika sub-atom (spontaneous broken symmetry in sub-atomic physics).

Sedangkan Kobayashi dan Maskawa menerima seperempat dari hadiah karena menemukan “asal usul perpecahan simetri” (origin of the broken symmetry).

Fokus penelitian partikel dari ketiga ilmuwan itu adalah pada Large Hadron Collider (LHC), partikel penghancur terkuat di dunia, yang diluncurkan di Genewa pada 11 September lalu.

Nambu dipuji karena mengembangkan konsep yang disebut dengan istilah perpecahan simetri dan spontan ("spontaneous symmetry-breaking") superkonduktivitas dan partikel dasar. Teori ini merupakan asas model standar ilmu alam (fisika), yang menjelaskan tentang mengapa tiga dari empat keterpaduan sumber dasar alam bisa kuat, lemah, dan berelektromagnet.

Sumber : Pikiran Rayat (8 Oktober 2008)


revisi terakhir : 8 Oktober 2008