fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 22 November 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    RAKORNAS RISTEK XIX 2001
    Oleh : P. Anggraita
    Rabu, 15 Agustus 2001 (20:23 WIB) dari IP 202.159.21.27

    _____________________________________________________________________
    RAPAT KOORDINASI RISTEK XIX
    Surabaya, 10-12 Agutus 2001
    _____________________________________________________________________

    Di era globalisasi ini, kemampuan dalam penguasaan, pengembangan dan
    pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang telekomunikasi, media
    dan informatika (telematika), khususnya yang berkaitan dengan Teknologi
    Informasi (TI) mutlak diperlukan. Perkembangan infrastruktur informasi
    global telah merubah pola dan cara kegiatan bisnis yang dilaksanakan di
    industri, perdagangan dan pemerintah. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan
    kemampuan menguasai Teknologi Informasi, banyak manfaat yang dapat
    diperoleh. Berbagai informasi yang berkembang diseluruh penjuru dunia dapat
    dengan mudah dan segera diakses melalui jaringan internet, dengan biaya yang
    relatif murah dan terjangkau.

    Berbagai keadaan menunjukkan bahwa saat ini Indonesia belum mampu
    mendayagunakan potensi teknologi informasi secara baik dan maksimal.
    Karenanya Indonesia teracam digital divide dan akan semakin tertinggal dari
    negara-negara maju. Mayoritas penduduk Indonesia tidak mampu mengakses
    informasi karena ketidak mampuannya menguasai dan memanfaatkan teknologi
    informasi. Salah satu hambatannya adalah karena sampai saat ini aplikasi
    teknologi informasi masih menggunakan bahasa asing, bahasa yang tidak
    dikuasai oleh mayoritas penduduk Indonesia. Upaya-upaya terobosan nyata
    untuk mengatasi digital divide tersebut menjadi kebutuhan mendesak dalam
    pembangunan di bidang telematika umumnya dan khususnya teknologi informasi.
    Untuk menindaklanjuti dan merealisasikan Kebijakan Pemerintah tersebut, maka
    Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi akan mengfokuskan peringatan Hari
    Kebangkitan Teknologi Nasional dan RAKORNAS RISTEK tahun 2001 pada upaya
    mempersatukan bangsa dan memberdayakan rakyat melalui peningkatan kesadaran
    akan pentingnya penguasaan teknologi informasi.

    Peserta RAKORNAS RISTEK tahun 2001 terdiri dari: Lembaga Pemerintah Non
    Departemen Ristek, Badan Litbang Departemen, Dewan Riset Nasional dan Dewan
    Riset Daerah, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Litbang Swasta dan
    Industri, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, LSM, KADIN, Dewan Maritim
    Nasional, Asosiasi/Organisasi Profesi di Bidang TI, Bappenas, Bappeda TK I
    dan Balitbang Propinsi, Pesatren, DPR, Litbang TNI dan POLRI, Badan
    Akreditasi Nasional, Dewan Pendidikan Tinggi, Kawasan Timur Indonesia, dll.

    Persidangan Rakornas Ristek XIX terdiri atas Sidang Pleno dan Sidang
    Kelompok. Pembukaan dimulai dengan amanat Presiden RI yang dibacakan oleh
    Wapres Bp. Hamzah Haz yang didampingi oleh Menko Polkam, Menteri
    Perindustrian, Menteri Koperasi dan UKM, dan tentu saja Menristek yang baru.
    Karena pelantikan Menteri Kabinet Gotong Royong baru dilaksanakan pada hari
    Jum|APO|at, 10 Agustus 2001, pk 10.00 pagi, maka pembukaan Rakornas Ristek
    diundur pada sore harinya, yaitu pk.15.30 sehingga sidang pleno hari pertama
    berakhir sampai pk.21.00 WIB. Pada acara pembukaan dilakukan penganugerahan
    penghargaan di bidang IPTEK yaitu Kalyanakretya dan Siddhakretya serta
    pemenang lomba apresiasi Dupont untuk penulisan Iptek populer dari kalangan
    wartawan. Anugerah Kalyanakretya dimaksudkan untuk memberikan penghargaan
    kepada warga negara Indonesia yang karyanya secara nyata berhasil memajukan
    teknologi dan terbukti kemanfaatannya bagi kemajuan pembangunan nasional
    yang telah diberikan sejak tahun 1996. Untuk tahun ini tidak ada yang
    memenuhi kriteria mendapat anugerah Kalyanakretya. Sedangkan anugerah
    Siddhakretya dimaksudkan untuk memberi penghargaan kepada industri yang
    telah memanfaatkan dan menerapkan hasil iptek dari kegiatan litbang warga
    negara Indonesia yang telah teruji serta terbukti kemanfaatannya bagi
    kemajuan pembangunan nasional. Anugerah Siddhakretya tahun 2001 diberikan
    kepada PT. Bembie Motor yaitu perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan
    kendaraan bermotor yang didirikan tahun 1995 oleh Bapak Bambang Arief Bembie
    dengan alamat Jl. Siliwangi Gang III No.418, Bandung Jawa Barat.

    Sidang pleno hari pertama membahas Revitalisasi Jakstra Ipteknas 2000-2004
    (Ir. Sri. Woro B. Harjono, Msi), Framework Policy IT (Dr. Richard Mengko),
    Evaluasi Riset-riset Unggulan (Ir. Iman Sudarwo), Evaluasi MoU (Dr. Abdul
    Malik), Usulan Dewan Riset Daerah (Prof. Dr. Mien Rivai), Evaluasi Tindak
    Lanjut Rakornas Ristek XVIII - 2000 (Dr. Ir. Agus Hartanto).

    Demikian sedikit berita dari pelaksanaan RAKORNAS RISTEK XIX di Surabaya.


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI