fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Minggu, 17 November 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    Penemuan galaksi paling redup hingga saat ini oleh SDSS
    Oleh : Suharyo S.
    Kamis, 3 Juni 2004 (18:49 WIB) dari IP 202.159.34.187

    SDSS mengumumkan penemuan galaksi paling redup hingga saat ini,
    Andromeda IX, sebuah galaksi satelit dari galaksi M31 (Andromeda - yang
    juga merupakan galaksi spiral besar yang terdekat dengan Bima Sakti).

    http://www.sdss.org/news/releases/20040531.andromeda9.html
    (untuk artikel sepenuhnya)

    http://www.sdss.org (untuk halaman depan SDSS)

    saya belum cek ada atau tidak preprint di astro-ph tentang ini.

    Penemuan ini memberi informasi penting sebagaimana saya kutip di bawah
    ini dari artikel utamanya:

    But the discovery of Andromeda IX is not just interesting for setting a
    record. It may also point the way to solving a major mystery in modern
    astronomy -- the "missing satellites" problem.

    The leading theoretical models for how large structures -- galaxies and
    clusters of galaxies -- formed in the Universe employ a concept called
    dark matter. Dark matter can only be detected via its gravitational
    pull, neither emitting nor reflecting light (hence the "dark" in its
    name).

    The models hold that this dark matter began clumping together soon after
    the Big Bang, while the normal matter was still too hot to come
    together. Smaller clumps of dark matter merged to form larger and
    larger clumps, and when the normal visible matter had cooled
    sufficiently to "feel" the gravitational pull of the dark matter, it
    collapsed onto these dark matter clumps. In this way, the dark matter
    clumps acted as seeds for galaxy formation.

    The problem is that the models also predict large galaxies should have
    something like 100 times more small galaxy companions, each associated
    with a clump of dark matter, than have been seen to date. The discovery
    of Andromeda IX raises the possibility these galaxies could simply be
    too faint and diffuse to have been detected in previous surveys.


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI