fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Senin, 25 September 2017  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    Update TOFI 2002
    Oleh : Yohanes Surya
    Selasa, 16 Juli 2002 (08:01 WIB) dari IP 202.155.39.189

    Persiapan Tim Olimpiade Fisika Indonesia

    Pada hari Jumat yang lalu diadakan seleksi akhir di Universitas Indonesia.
    Seleksi ini disamping uji coba kemampuan siswa juga sangat menentukan untuk
    menentukan posisi ke 5.
    Soal dibuat oleh Terry Mart cs dari jurusan Fisika UI.
    Test berlangsung selama 5 jam.

    Hasilnya adalah sebagai berikut:
    1. Widagdo - 100
    2. Peter - 97
    3. Fadjar - 89
    4. Evelyn - 82
    5. Cito - 82
    6. Rangga - 71

    Dengan demikian yang menjadi wakil Indonesia dalam IPhO 33 adalah rangking
    1 - 5.
    Rangga masih kelas 2 jadi tidak terlalu kecewa karena tahun depan ia bisa
    ikut kembali.
    Menurut Terry hasil yang diperoleh siswa-siswa ini sangat bagus karena
    soal-soal yang diberikan itu adalah soal-soal untuk para mahasiswa yang
    hasilnya tidak sebagus tim ini.

    Hari senin tanggal 15 July 2002, Tim Olimpiade Fisika Indonesia yang terdiri
    dari 5 siswa (Peter Sahanggamu - SMUN 78 Jakarta, Widagdo Setiawan - SMUN 1
    Denpasar, Fadjar Ardian - SMU Insan Cendekia Serpong, Evelyn- SMUK BPK
    Penabur 1 Jakarta, C. Hendriks - SMU Pelita Harapan Karawaci) dan 2
    co-leader (Halim - alumni TOFI 2000 dan Hendra - ALumni TOFI 1997) berangkat
    ke bali. Leader (Yohanes Surya dan Rahmat Widodo) akan menyusul.
    Hari selasa tanggal 16 July 2002 mereka akan melakukan simulasi test teori
    Olimpiade Fisika di tempat dan jam yang sama dengan apa yang mereka hadapi
    nanti di IPhO (International Physics Olympiad) 21-29 July nanti. Hari
    kamisnya simulasi test eksperimen.

    Analisa peserta kita:

    Peter, sang peraih the best theoretical result di Singapore bulan Mei lalu,
    masih tetap menjadi andalan utama. Selama 2 bulan ini ia mengalami
    peningkatan yang sangat baik dalam eksperimen. Ia diharapkan dapat
    mengulangi prestasinya di Singapore dengan mengalahkan Cina (secara
    perorangan) bukan saja di Teori tetapi juga di Eksperimen. Kemampuan
    analisanya tetap masih yang terbaik dari tim. Kans sangat besar bagi Peter
    untuk meraih emas. Kita doakan agar Peter tetap berada pada kondisi puncak
    untuk meraih gelar the Absolute Winner.

    Dari semua peserta yang mengalami peningkatan yang paling tajam adalah
    Widagdo. Intuisinya sangat bagus dan eksperimennya juga sudah sangat baik.
    Widagdo mengerti fisika bukan sekedar rumusnya saja, tetapi konsepnya sangat
    kuat. Dari segi emosi juga cukup matang dan peluang untuk meraih emas
    sangat besar.

    Fadjar punya peluang. Logikanya makin baik dan juga termasuk pelajar yang
    sangat serius. Belajarnya ngotot dan keinginan untuk meraih medali bagi
    bangsa sangat besar. Beberapa kali Fadjar bisa melewati Evelyn dalam
    berbagai test. Diharapkan Fadjar dapat meraih minimal Medali Perak.

    Evelyn digelari temannya "si pemikir cepat yang dingin". Mikirnya cepat
    sekali, untuk hal-hal yang berbau matematika ia sangat cepat. Dalam setiap
    kesempatan untuk menghitung atau menurunkan rumus, Evelyn sangat sering
    mengungguli teman-temannya. Di Singapore ia kena flu sehingga hanya dapat
    medali perunggu. Di Bali nanti kita harapkan kondisi Evelyn berada pada
    posisi puncak sehingga mampu meraih minimal Medali Perak.

    Cito (atau Christopher Hendriks) dan Rangga sebenarnya hampir sama
    kemampuannya. Mereka saling mengalahkan satu sama lain. Tetapi pada
    test-test terakhir yang menentukan, Rangga banyak kalahnya. Keunggulan
    terbesar Cito adalah dalam eksperimen. Ia mampu menganalisa soal eksperimen
    dengan baik. Untuk soal teori, jam terbangnya memang tinggi (ia banyak
    sekali mengerjakan soal-soal) tetapi jika diberi soal yang sama sekali baru,
    ia harus berpikir cukup lama, sehingga jawabannya kadang tidak selesai.
    Target kami untuk Cito adalah minimal medali perunggu.

    Untuk tingkat negara.

    Negara yang terkuat saat ini adalah Cina. Biasanya tiap tahun mereka secara
    rutin mendulang 5 emas (setiap siswanya dapat medali emas). Sistem pembinaan
    mereka sangat baik. Mereka membina siswa sejak SD, SMP. Setelah Cina adalah
    Rusia, India, Taiwan, Iran, Korea , dan Hongaria. Keenam negara ini
    berimbang kekuatannya di Olimpiade Fisika Dunia. Mereka biasanya mampu
    meraih 1-2 medali emas. Berikutnya adalah Vietnam, Jerman, Inggris, Canada
    dan Australia. Kelompok ketiga ini biasanya mendapat medali perak,
    kadang-kadang dapat emas. Posisi Indonesia dalam Olimpiade fisika dunia
    kian lama kian baik. Tahun lalu berada pada kelompok ketiga bersama
    (Vietnam, Australia dsb). Tahun ini kita harapkan Indonesia bisa berada
    pada kelompok kedua.

    Mari kita dukung tim olimpiade fisika indonesia ini.
    Semoga TOFI dapat membawa harum nama bangsa di dunia Internasional ini.

    Salam
    Yohanes

    "Go Get Golds for Indonesia"


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI