fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 22 November 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    RUU Sisnas Litbang Penerapan Iptek Disetujui
    Oleh : Kompas
    Jumat, 28 Juni 2002 (17:35 WIB) dari IP 140.105.16.2

    Jakarta, Kompas - Setelah melalui beberapa kali masa persidangan di DPR sejak 18 Januari 2002,
    Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Nasional Penelitian Pengembangan dan Penerapan Ilmu
    Pengetahuan (RUU Sisnas Litbang Penerapan Iptek) yang diajukan pemerintah melalui Kementerian
    Riset dan Teknologi (Ristek), Rabu (26/6), disetujui Komisi VIII DPR.

    Pengesahan RUU ini menjadi UU akan dilaksanakan dalam Sidang Paripurna DPR pada awal Juli
    mendatang. "Selanjutnya, dalam waktu setahun diharapkan akan keluar peraturan pemerintah (PP) yang
    berkaitan dengan UU tersebut," jelas Wakil Ketua Komisi VIII Emir Moeis.

    Keluarnya UU dan peraturan tentang itu, lanjut Emir, nantinya akan memberikan tugas yang tidak ringan
    bagi Kementerian Ristek, terutama dalam menyinergikan dan menjaring semua lembaga riset yang ada di
    Indonesia, yaitu lembaga riset departemen dan nondepartemen di pemerintah, perguruan tinggi, dan
    swasta. Perhatian pemerintah dan DPR terhadap pengembangan iptek saat ini mulai meningkat,
    ditunjukkan dengan rencana alokasi anggaran sektor iptek yang akan naik dua kali lipat pada tahun
    2003, dibandingkan tahun ini.

    Sementara itu, Menteri Ristek M Hatta Radjasa menilai, dengan keluarnya UU ini ada beberapa hal dapat
    dicapai, yaitu kepastian hukum bagi stakeholder untuk pengembangan iptek, lebih mendorong
    pertumbuhan ekonomi melalui penerapan iptek, dan terbangunnya sistem jaringan iptek yang selama ini
    tidak terbentuk.

    Selain itu, ia menjelaskan, dalam UU tersebut ada ketentuan bahwa untuk kegiatan pengembangan riset
    iptek yang meresahkan masyarakat akan dikenakan sanksi, contohnya riset tentang narkoba. Sanksi
    yang dikenakan adalah pidana kurungan enam bulan atau denda Rp 50 juta. Hukuman lain juga dapat
    diberikan dikaitkan dengan UU lain yang berlaku.

    Sementara Emir berpendapat, dengan UU ini sistem litbang dan penerapan iptek di Indonesia akan
    lebih terarah. Sekarang ini hasil iptek di lembaga riset tidak ada penyalurannya ke industri. Ia
    mencontohkan BPPT yang punya hasil pengembangan teknologi tetapi penerapannya tidak jalan. Di lain
    pihak, Maspion, misalnya, justru memanfaatkan hasil riset dari luar negeri.

    Tentang UU tersebut, Staf Ahli Menristek bidang Ekonomi, Industri dan Perdagangan Didiek Hajar
    Gunadi menilai peraturan ini memberi peluang pemanfaatan dana dari kegiatan iptek di lembaga, dapat
    langsung dimanfaatkan lebih lanjut oleh lembaga terkait dan tidak lagi harus disetor ke kas negara. Hal
    ini akan lebih menggiatkan kegiatan riset oleh para peneliti.

    Sementara Staf Ahli Menristek bidang HKI Sulaeman Kamil melihat aturan yang berkaitan dengan HKI
    telah terakomodasi dalam RUU tersebut, termasuk juga dalam mengakomodasi kewajiban dan
    kepentingan lembaga yang terkait. (YUN)


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI