fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Senin, 18 November 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    Observatorium Lembang Berhasil Amati 500 Meteor Le
    Oleh : Detikcom
    Senin, 19 November 2001 (08:01 WIB) dari IP 202.155.39.189

    Reporter: M Budi Santosa

    <http://ad.detik.com/images/peristiwa/prs-mandiri.gif> detikcom - Jakarta , Observatorium Bosscha Lembang, Bandung hingga pukul 03.00 WIB berhasil mengidentifikasi lebih 200 meteor Leonid besar. Bahkan, jika ditotal dengan meteor Leonid yang kecil-kecil jumlahnya mencapai 500-an.

    ?Hingga pukul 03.00 WIB, kita berhasil mengamati tak kurang dari 200 buah meteor Leonid yang berada di atas awan. Angka itu yang besar-besar, sedang kalau dengan yang kecil-kecil bisa mencapai 500-an,? kata Kepala Observatorium Bosscha Lembang, Moedji Raharto kepada detikcom, Senin (19/11/2001).

    Disebutkan juga oleh Moedji, sejauh ini pihaknya belum memperoleh informasi mengenai kemungkinan menabraknya meteor Leonid ini dengan satelit buatan di bujur barat. ?Sejauh ini memang jarak dengan Lembang sangat jauh dan belum ada informasi adanya tabrakan dengan satelit. Ya, kita berharap hal itu tidak akan terjadi,? ungkapnya.

    Menurut Moedji, sebenarnya pihak Observatorium Bosscha Lembang berencana akan melakukan pengamatan hingga pukul 04.00 WIB, namun karena masalah cuaca hal itu akhirnya dihentikan pada pukul 03.00 WIB.

    ?Kita sebenarnya ingin terus mengamati hingga pukul 04.00 WIB, tapi karena cuaca dan awan semakin tebal akhirnya kita hentikan pada pukul 03.00 WIB,? imbuhnya.

    Tapi, lanjutnya, hal yang harus disyukuri adalah pihaknya berhasil mengamati pergerakan meteor yang tergolong langka, sehingga diharapkan dengan hasil pengamatan ini akan menambah khasanah ilmu pengetahuan.

    ?Meteor ini memang sungguh luar biasa karena berbeda dengan meteor lainnya. Kecepatannya mencapai 71 Km per detik, sedangkan meteor-meteor biasa hanya 20-60 km per detik,? tambah Moedji.(san)


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI