fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 20 Oktober 2017  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Guru Besar FMIPA UI Genjot Perkembangan Teknologi Fisika dan Kimia
Marieska Harya Virdhani

Universitas Indonesia (UI) menambah jumlah guru besarnya dengan mengukuhkan dua profesor dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Mereka adalah Ridla Bakri sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Kimia dan Anto Sulaksono sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Fisika Nuklir. Kedua Guru Besar FMIPA UI tersebut telah mendedikasikan diri dalam pengembangan ilmu sesuai bidangnya masing-masing sehingga telah memberikan manfaat bagi dunia pendidikan Indonesia, khususnya penelitian ilmu dasar.

Ridla Bakri menyampaikan penelitian mengenai ‘Self-Assembly: Cara Sederhana Pembuatan Nano-Material’. Beberapa tahun terakhir ini nanosains dan nanoteknologi telah berkembang sangat pesat dan menarik banyak perhatian dari kalangan peneliti dan industri di seluruh dunia.

Nanomaterial sangat menarik karena produknya memiliki sifat yang sangat berbeda dari material sejenis yang berada dalam ukuran besar. Nanopartikel mempunyai sifat luar biasa karena berguna di berbagai seperti enegi, kesehatan, lingkungan, pertanian, dan lainnya.

Teknologi nanopartikel mampu mengubah materi yang sukar larut, sulit diabsorsi, dan zat biologis aktif yang labil menjadi materi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Oleh karena itu, memproduksi nanomaterial dalam jumlah besar, proses self-assembly sangat diperlukan karena metode ini sangat efektif dan efisien untuk pembuatan perangkat nano beserta sistemnya.

"Proses ini terjadi tanpa campur tangan manusia sehingga tantangannya adalah bagaimana peneliti dapat menjaga dan mengatur agar pembentukan supermolekul terarah seperti struktur yang diinginkan. Dengan demikian, nanoteknologi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, seperti pembersihan polusi lingkungan, mekanisme pemberian obat yang efisien, dan aman tanpa efek samping, perkembangan teknologi informasi, kaca jendela yang swabersih, kain pintar yang dapat menyesuaikan suhu nyaman bagi penggunanya," kata Ridla di Balai Sidang UI, Rabu (31/8/2016).

Sedangkan Anto Sulaksono menyampaikan pidato mengenai ‘Jalan Memahami Asal Usul Elemen Berat’. Selama 15 tahun lebih ia bergelut di bidang fisika nuklir serta astrofisika, dan saat ini tengah menekuni tiga topik penelitian yaitu neutron star, transport neutronino di proto neutron star, dan struktur nuklir pada inti kaya neutron.

"Masih banyak sekali PR (pekerjaan rumah) yang harus dikerjakan dalam kerangka roadmap penelitian kami dan tentunya tidak mudah direalisasikan. Dibutuhkan dukungan dalam bentuk kebijakan penelitian yang tepat, kemudahan mengakses sumber dana, informasi dan fasilitas penelitian, juga ketersediaan mahasiswa yang luar biasa dalam membantu penelitian ini," kata Anto. (ira)

Sumber : okezone, 31 Agustus 2016

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 1 September 2016

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI