fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Selasa, 16 Agustus 2022  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Siswa SMA Medan Ini Menang Lomba Fisika Dunia
DIANING SARI

Siswa SMA Sutomo 1 Medan, Erwin Tanin Handoko, baru saja mengharumkan nama Indonesia. Ia berhasil menggondol medali emas atau prize 1 dalam Rudolf Ortvay Competition in Physics. Ini adalah sebuah lomba fisika yang diadakan secara online. Semua peserta bebas untuk ikut, mulai dari SMA hingga lulusan S3.

"Kalau dari pengumuman sih, dia urutan kedua dapat prize 1 karena di atasnya ada yang dapat prize S1," ujar Hendra Kwee, Pembina Tim Olimpiade Fisika Indonesia dari Yohanes Surya Institute ketika dihubungi, Kamis, 22 Desember 2011.

Situs yang beralamat ortvay.secureweb.elte.hu/2011/ORTVAY_2011_results.pdf menunjukkan Erwin memang dapat prize 1. Di atasnya ada Attila Szabo dengan nilai 895. Szabo, kata Herman, merupakan siswa SMA asal Hungaria.

Tahun ini merupakan tahun ke-40 dua lomba fisika ini digelar. Penyelenggaranya adalah Hungarian Association of Physics Students, Roland Eötvös Physical Society, dan Physics Students Association at Eötvös University. Menurut Hendra, lomba ini awalnya diikuti para fisikawan atau penggemar fisika dari Eropa Timur. Tapi kemudian pesertanya berkembang ke Asia, mulai dari Cina, India dan Indonesia.

"Erwin sendiri pada lomba ini adalah kali kedua dia ikut," kata Hendra. Tahun lalu dia ikut, tapi gagal untuk mendapat nilai penuh. Karena penasaran, maka bocah asal Medan ini kemudian mencoba lagi di tahun selanjutnya. Kerja kerasnya berbuah manis. Dari sepuluh soal yang dipilih, Erwin bisa meraih nilai 715 dari angka sempurna 1000.

Lomba Fisika Rudolf Ortvay dibuka dari 28 Oktober hingga 7 November 2011. Setiap peserta diwajibkan memilih 10 dari total 41 soal yang ada. "Soalnya cukup sulit, tapi Erwin pede (percaya diri)," ujar Hendra. Dari Yayasan Yohanes Surya, tidak ada yang mau ikut karena memang sulit, kecuali Erwin.

Erwin yang sudah bergabung selama dua tahun di Yayasan Yohannes Surya ternyata mampu belajar dari kegagalan. Akhirnya dengan bimbingan Hendra, Erwin ikut lomba lagi tahun ini dan berhasil membuat namanya dibubuhkan sebagai penerima prize 1.

Sumber : Tempo, 22 Desember 2011

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 24 Desember 2011

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI