fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 19 Agustus 2022  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Siti Aisya Tanpa Fisika, Dunia Nggak Akan Maju
Melda

Banyak siswa yang alergi dengan pelajaran fisika. Pasalnya, pelajaran satu ini dinilai sulit. Tapi, Siti Raihane Aisya malah jatuh cinta dengan fisika. Doski bahkan baru saja terpilih sebagai wakil Riau dalam Olimpiade Fisika Nasional 2009 di Jakarta.

“Waktu kelas satu SMP dulu, aku emang belum suka banget dengan fisika. Tetapi karena kakakku punya segudang prestasi di bidang pelajaran tersebut, aku jadi termotivasi ingin seperti kakak. Bahkan, kalau bisa, melebihi kakak. Ya bisa saingan,” kata Hane ketika diwawancarai Xpresi di sekolahnya, SMPN 1 Pekanbaru.

Gadis mungil kelahiran Jakarta, 27 September 1996 ini mengaku fisika itu memang relatif sulit kalo dibandingkan dengan pelajaran lain. Namun, doski ternyata punya cara agar pelajaran itu bisa menjadi jauh lebih menyenangkan. Apa sih tipsnya? “Mudah saja. Tanamkan di hati kita, kalau fisika itu mudah dan asyik. Dan akhirnya, itulah yang akan terjadi,” kata gadis yang suka dengan bakso ini.

Setiap pelajaran fisika, doski selalu serius dan aktif bertanya kepada sang guru. Bahkan sehabis pelajaran pun, doski masih asyik berdiskusi dengan teman yang juga suka fisika maupun gurunya sendiri.

“Aku suka bertanya sama guru, kalau ada yang kurang dimengerti tentang pelajaran ini. Dan hal itu memang harus dilakukan. Soalnya, fisika ini, belajarnya memang harus banyak bertanya, bukan hanya sekedar mendengarkan dan memahaminya saja,” celoteh Hane semangat.

Cara lainnya, adalah browsing lewat internet. Dan kebetulan, berselancar di dunia maya emang salah satu hobi si bungsu pasangan Ir Happy Wijaya dan Hj Fetry Yuliza SE ini.

”Di internet, aku mendapat banyak sekali tips dan trik menyukai fisika. Juga banyak terori-teori yang lebih mudah dipahami dibanding kalo kita belajar lewat buku,” katanya.

Yang lebih membuatnya senang, yakni belajar Fisika bersama sang kakak. Mereka bahkan sering hunting buku soal fisika bersama-sama.

”Kan jadi asyik kalo hunting-nya berdua. Nggak bete. Kadang-kadang, kami bisa seharian ada di toko buku,” katanya sambil tertawa.

Sumber : xPresi Riau (16 Agustus 2009)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 22 Agustus 2009

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI