fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 19 Agustus 2022  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Indonesia Sabet Tiga Emas Dalam Olimpiade Fisika di Mongolia
-

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) meraih tiga medali emas, satu perak, satu perunggu dan empat tanda penghargaan dalam Olimpiade Fisika Asia (APhO) IX, di Mongolia pada 20-28 April 2008.

Dalam ajang itu, Indonesia masuk dalam urutan enam besar bersama China, Taiwan, Vietnam, Thailand dan Singapura.

Ketua TOFI, Prof Yohanes Surya, kepada ANTARA melalui pesan singkatnya (SMS), Minggu, menjelaskan keberhasilan itu merupakan pencapaian yang sangat baik dan menunjukkan bahwa kualitas siswa Indonesia patut diperhitungkan.

"Ini juga memberikan harapan bahwa ke depannya, Indonesia pasti mampu bersaing dengan negara-negara besar jika kita mau bekerja keras ke arah sana," katanya.

Dikatakannya, bahkan nilai tertinggi tim Indonesia dalam ajang internasional itu, diraih oleh Adam Badra Cahaya yang berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Jember, Jawa Timur.

"Ini menunjukkan bahwa sudah saatnya kita mengedepankan sumber daya manusia (SDM) daerah untuk kemajuan Indonesia," katanya.

APhO IX, yang digelar di Ulan Bator, diikuti 18 tim dari Australia, Azerbaijan, Kamboja, Laos, China, Hongkong, India, Indonesia, Israel, Makao (China), Singapura, Srilangka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Vietnam.

Tim Indonesia yang bertanding dalam ajang bergengsi itu terdiri dari delapan siswa dan dua ketua tim, yakni Hendra Kwee Phd dan Dr Sastra Kusuma Wijaya. Dalam tim itu juga, turut serta tiga siswa yang diterjunkan sebagai tim tamu.

Delapan siswa itu adalah Adam Badra Cahaya (SMAN 1 Jember), Made Surya Adhiwirawan (SMAN 1 Denpasar), Rudy Handoko Tanin (SMA Sutomo 1 Medan), Azzis Adi Suyono (SMAN 1 Cilacap), Kevin Winata (SMAK 1 Penabur Jakarta), Tyas Kokasih (SMA Taruna Nusantara Magelang), Winson (SMAK 1 Penabur Jakarta), dan Panji Achmari (SMAN 3 Bandung).

Sedangkan tiga tim tamu adalah Nabila Khrisna Dewi (SMAN 1 Kebumen), Thomas A Nugraha Budi (SMAN 78 Jakarta), dan M Ammar Wibisono (SMAN 1 Yogyakarta).

Sebagai tolok ukur bagi tim TOFI sebelum berlaga di APhO, peserta diuji kemampuannya lewat sejumlah soal teori dan eksperimen yang dibuat oleh Jurusan Fisika FMIPA UGM, Yoyakarta.

Pada saat mengerjakan soal, para siswa ini diberi waktu sesuai dengan ketentuan APhO. Waktu mengerjakan soal sebanyak lima jam untuk masing-masing tes, dengan bobot soal yang diujikan setara dengan soal APhO.

Sumber : Antara (27 April 2008)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 22 Agustus 2009

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI