fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Selasa, 16 Agustus 2022  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Charles Francis Richter, Pernah Menulis Novel Fiksi Ilmiah dan Puisi
Deni Rachman (F MIPA - Unpad)

KEPULAUAN Indonesia tak ubahnya akuarium alam. Segala macam risiko bencana alam dipertunjukkan di sana. Gempa bumi adalah salah satunya. Dalam waktu kurang lebih tiga bulan, bumi Indonesia diguncang gempa dengan kekuatan getar lebih dari 4,5 skala Richter. Gempa di Alor, Nabire, Palu, dan Garut terjadi beruntai. Dan yang paling dahsyat tentunya yang terjadi di ujung barat Indonesia, Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara. Kekuatan getarnya yang mencapai 9,0 skala Richter hampir setara dengan 475 juta ton energi TNT (trinitrotoluent) atau setara dengan 36.700 kali energi bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang.

Semakin kecil skala Richter menurut angka desimal, maka semakin kecil pula risiko kerusakan yang diakibatkan gempa bumi. Sebagai contoh, gempa dengan kekuatan di atas 9 skala Richter diperkirakan dampaknya akan menimbulkan kerusakan total, hampir tidak ada bangunan yang sanggup bertahan. Sedangkan gempa dengan kekuatan 2 – 2,9 skala Richter bisa digambarkan dengan keadaan benda yang tergantung, seperti lampu gantung, akan bergoyang-goyang.

Ukuran getaran gempa bumi skala Richter untuk menyatakan kekuatan gempa bumi yang selama ini kita kenal, ternyata usianya hampir 70 tahun. Skala tersebut dicetuskan seorang ahli gempa asal Amerika Serikat bernama Charles Francis Richter.

* *

Charles Francis Richter dilahirkan pada tanggal 26 April 1900 di daerah pertanian dekat Hamilton, Cincinnati Selatan, Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat. Malang baginya, pada usia yang relatif muda, keutuhan keluarganya terguncang. Kedua orang tuanya bercerai. Tak lama setelah konflik keluarga tersebut, pada tahun 1909, Richter dan sebagian keluarganya yang masih utuh pindah ke Los Angeles.

Karier studinya yang paling menonjol dimulai pada usia 16 tahun ketika ia menuntut ilmu di University of Southern California. Satu tahun kemudian dipindahkan ke Stanford. Pada tahun 1920, ia meraih gelar sarjana muda di bidang ilmu fisika dan melanjutkan kuliahnya di California Institute of Technology (Caltech). Tahun 1928 merupakan tahun berbahagia baginya. Pada tahun tersebut, bersamaan dengan ijazah doktor dalam bidang teori fisika yang diraihnya, Richter menyunting Lilian Brand sebagai pendamping hidupnya.

Mulanya Richter akan mendalami ilmu astronomi. Akan tetapi tanpa diduga dirinya malah diminta pembimbing S-3-nya, Dr. Robert Millikan, untuk bergabung menjadi tim ahli di Laboratorium Seismologi, Pasadena, California. Ia disponsori Carnegie Institution of Washington. “It was really happy accident”, ujarnya suatu ketika dalam sebuah wawancara dalam Jurnal Earthquake Information Bulletin. Sekalipun bukan bidangnya, Richter tetap bergabung pada tahun 1927.

Di laboratorium seismologi tersebut, Richter melakukan pekerjaan rutin mengukur seismogram dan melokasikan tempat muasal gempa di wilayah California, sehingga didapatkan sebuah katalog yang berisi waktu terjadi gempa dan episenternya.

Awalnya pengukuran besaran lokal (ML – local magnitude) sangat sederhana, yaitu menggunakan dua faktor (perbedaan antarwaktu tiba amplitudo gelombang P dan S). Saat itu, ia bersama kepala staf laboratorium Harry Wood dan koleganya Maxwell Alien kesulitan mendapatkan asumsi kekuatan gempa yang terjadi.

Sisi kehidupan lain dari seorang Richter ternyata menyimpan daya tarik tersendiri. Semasa hidupnya, ia menaruh minat pada dunia humaniora seperti berdiskusi musik, filsafat, dan sejarah. Ia pun sangat menggemari dunia fiksi ilmiah dan menggandrungi film Star Trek. Buah penanya selain buku harian, puisi, dan prosa, serta manuskrip novel bertema fiksi ilmiah. ***

Sumber : Pikiran Rakyat (10 Maret 2005)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 26 Mei 2007

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI