fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 19 Agustus 2022  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Melukis Einstein dengan Fisika
Dody Hidayat

Memperingati seratus tahun (centenary) publikasi tiga makalah ilmiah Albert Einstein (1879-1955), kelompok seniman Salamanca yang menamai dirinya Team Newton menggelar pameran poster bertema Einstein. Pameran ini diadakan di Palace of Garcigrade of Caja Duero di Salamanca, Spanyol, bersamaan dengan Olimpiade Fisika Internasional ke-36.

Team Newton merupakan kelompok artistik-saintifik dari berbagai ragam latar belakang dan multidisiplin pekerjaan. Kelompok ini terbuka, dinamis, sekaligus merupakan kelompok peralihan dari konsep statis dan kaku dari seni abad ke-19.

Pameran ini mengungkap aspek artistik dari fisika dan memperlihatkan sisi ilmiah Einstein yang mengutamakan akurasi dan metodologi dalam karyanya.

Lukisan artistik yang dipajang dalam pameran umumnya menggabungkan foto-foto Einstein dan visualisasi para artis yang menggambarkan temuan dan ide-ide brilian Einstein. Sebagai contoh adalah foto kepala Einstein yang menjulurkan lidahnya dipadukan dengan lukisan abstrak tentang perjalanan waktu, juga ada sebuah dadu yang mengingatkan ungkapan yang pernah Einstein populerkan "God does not play dice".

Einstein pada 1905 mengirim tiga makalah penelitiannya ke jurnal fisika terpandang di Jerman Annalen der Physik. Tiga makalah itu sangat berpengaruh sampai saat ini. Makalahnya tentang efek fotolistrik yang sekaligus menemukan foton dianugerahi Hadiah Nobel Bidang Fisika pada 1921. Makalah yang lain adalah tentang gerak Brown dan makalah ketiga tentang Teori Relativitas Khusus yang mengemukakan konsep bahwa waktu dan ruang adalah relatif sedangkan kecepatan cahaya adalah tetap.

Memang tahun 2005 ini dijadikan sebagai Tahun Einstein. Tepat seratus tahun silam, 1905, merupakan tahun keajaiban Einstein (annus mirabilis) yang berhasil membuat tiga penelitian dalam waktu yang hampir bersamaan. Tak seperti fisikawan lain yang menulis makalah penelitian yang rumit, Einstein selalu membuat mahakarya dari hal-hal yang sederhana.

Di ajang Olimpiade Fisika Internasional ke-36 di Salamanca, Spanyol, ini karya Einstein tentang efek fotolistrik juga menjadi tema soal eksperimental. Itulah sebabnya, dalam OFI ke-36 ini terdapat penghargaan khusus, yakni Einstein Centenary Award yang jatuh pada peserta Cina, Mingjie Dai. Peraih medali emas ini menduduki peringkat keempat dalam urutan poin total yang dikumpulkannya, yakni 48,8. Mingjie mendapatkan hadiah berupa perangkat percobaan yang dilombakan dalam OFI kali ini. Mingjie mendapatkan poin 19,8 untuk soal eksperimen. Poin itu sebenarnya sama dengan Chan Swee Koh dari Singapura, yang menempati urutan ke-25.

Namun, Einstein tak melulu terkait sains. Ia juga pencinta seni. Einstein sangat menyukai musik dan instrumen yang dikuasainya sejak kecil adalah biola. Kali ini di Salamanca, Einstein juga menjadi sosok yang artistik menurut para seniman Team Newton.

Sumber : Koran Tempo (13 Juli 2005)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 2 Desember 2005

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI