fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Jumat, 19 Agustus 2022  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

LIPI Undang Peraih Nobel Fisika 1996
ant/pur

Dalam rangka mengisi Tahun Indonesia untuk Ilmu Pengetahuan yang telah dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 27 Oktober 2005, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendatangkan peraih Nobel Fisika 1996 Douglas Dean Osheroff dari Stanford University AS untuk berdiskusi dengan para ilmuwan muda Indonesia.

Acara yang akan digelar pada 18-19 November 2005 tersebut juga merupakan peringatan atas 100 tahun Teori Einstein, salah satu teori yang diyakini memiliki sumbangan sangat besar bagi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi moderen. Untuk memperingati hal itu juga diselenggarakan `Pertemuan Ilmuan Indonesia Abad 21" dengan tema "Menggapai Indonesia yang Cerah dan Brilliant".

"Mendatangkan peraih Nobel tidak mudah mengingat situasi negara yang tidak kondusif dengan adanya peristiwa bom Bali dua dan kasus flu burung," kata Wakil Kepala LIPI Lukman Hakim di Jakarta, Senin.Menurutnya, Douglas D Osheroff yang telah setuju untuk menghadiri acara tersebut sempat ragu-ragu dan membatalkan rencana kedatangannya menyusul terjadinya bom Bali dua pada 1 Oktober 2005 tetapi untung saja setelah melalui berbagai pendekatan peraih Nobel yang terkenal dengan penelitiannya tentang titik nol absolut tetap jadi berbagi ilmu dengan para ilmuwan muda Indonesia."Ini merupakan kehormtaan bagi LIPI," katanya.

Douglas yang merupakan ahli kriogenik cara pendinginan di bawah suhu nol absolut merupakan satu dari dua peraih Nobel yang dijadwalkan datang ke Indonesia. Sekalipun belum 100 persen pasti tetapi LIPI juga berniat mendatangkan peraih Nobel Kimia pada 2006. Menurut Kepala LIPI, Umar Anggara Jenie, kehadiran Douglas sangat penting bagi Indonesia yang tengah berusaha mengembangkan tehnologi yang berhubungan dengan kriogenik.

"Kita kenal LNG liquid natural gas , LNG adalah gas alam yang dicairkan dengan teknologi kriogenik," katanya. Dalam forum ilmiah itu (18 dan 19 November -- red), Douglas akan memberikan ceramah yang berkaitan dengan kriogenik yang bertajuk "How Advanced in Science are Made? dan So, What Happens at Absolute Zero". "Diharapkan para periset Indonesia terutama di bidang energi akan sangat tertarik karena akan dijelaskan bagaimana menjadikan gas alam itu cair dengan teknologi mutakhir ini," katanya.

Menurut ketua panitia acara itu Dr. Masbah Tagore Siregar forum itu merupakan salah satu upaya untuk lebih mendorong para ilmuwan muda untuk lebih terlibat secara aktif dan mendalam dalam penelitian dasar sekaligus mengembangkan iptek di Indonesia dan dunia. Selain menampilkan Douglas, pada acara tersebut juga akan tampil para ilmuwan Indonesia (16 orang ilmuwan yang telah memperoleh penghargaan dari dalam atau luar negeri) antara lain Danny Hilman Natawijaya (Geoteknologi), Yohannes Surya (Fisikawan Nuklir), Debby S Retnoningrum (Bioteknologi), dan Nurul Taufiqurrahman (Nanoteknologi).

Sementara itu Lukman mengakui bahwa krisis ekonomi yang menimpa Indonesia telah memberikan dampak pada penurunan aktivitas iptek baik dilihat dari segi jumlah maupun kualitasnya. Salah satu rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kongres Ilmu Pengetahuan Indonesia (KIPNAS) VIII 2003 adalah pengarusutamaan iptek secara nasional. "Perlu dilakukan suatu gebrakan agar cara pikir masyarakat Indonesia berubah dan mulai memandang iptek sebagai suatu investasi penting untuk kelangsungan hidup bangsa," ujarnya. Berkaitan dengan peringatan 100 Tahun Teori Relativitas oleh Einstein maka tahun 2005 oleh dunia internasional ditetapkan sebagai Tahun Fisika Internasional.

Sumber : Republika (14 Nopember 2005)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 23 November 2005

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI